Rabu, 05 Juni 2013

PERMASALAHAN BENDUNGAN KOLHUA

Hari ini buka facebook dan melihat beberapa pemberitahuan.  Ada sebuah grup yang dibuat untuk menyatakan TOLAK  BENDUNGAN KOLHUA.
Awalnya aku pikir grup in asik-asik aja, wadah tempat bertukar pikiran yang cerdas dan saling memberikan pendapat, dan mendengarkan pendapat. Bukankan sebagai masyarakat indonesia yang merdeka kita diberikan hak untuk berpendapat. Tapi jengah juga melihat beberapa pendapat yang meyudutkn bahkan berimbas pada penghinan dan ketersinggungan pihak tertentu.
Padahal wadah ini mungkin saja bisa membahas dan menemukan solusi, sayangnya sepertinya tujuan membuat grup ini menjadi terlihat seperti mengadu domba para anggotanya kedalam dialog tidak menyenangkan. Patut disayangkan memang, sebagian besar anggota grup ini dari kalangan mahasiswa (yang nota bene sebagai kalangan akademis yang dekat dengan masyarakat). Sebagai mahasiswa seharusnya mampu menciptakan konflik yang sehat diantara suatu forum dan diskusi bahkan didalam dunia maya sekalipun. Kebebasan pendapat dihargai  bukan sebagai target penyerangan diantara pendapat lain dari mahasiswa.
Banyak  perang kata-kata dengan mengatas namakan nama rakyat, padahal sudah seharusnya sebagai kalangan yang mengerti dan idealis yang harus kita temukan adalah solusi untuk masalah yang berlarut-larut. Sekali-kali sebagai mahasiswa kita membantu pemerintah memberikan solusi yang ada dengan ide-ide cemerlang dalam otak muda kita dan tentu saja setelah dijalankan kita juga menjalankan fungsi kontrol kita sebagai bagian dari masyarakat. Sayangnya kita hanya mampu berteriak menuntut ini dan itu disini dan kemudian membiarkan pemerintah yang memikirkan bagaimana mereka harus bertindak.
Solusi bersama yang kita temukan disini setidaknya membantu pemerintah memutuskan apakah akan dibangun atau tidak dan menemukan alternatif lain jika tidak dibangun untuk mengatasi masalah yang ada untuk masyarakat umum diseluruh kota kupang. Toh harus dipikirkan kita membela kepentingan seluruh masyarakat kota kupang bukan hanya masyarakat kolhua. Setiap masyarakat juga punya andil dan kepentingan entah mereka menerima atau menolak pembngunan ini.
Nah tugas kita sebagai mahasiswa sebagai elemen masyarakat yang terpelajar dan kental dengan pemikiran yang masih idealis adalah memikirkan segala aspek dan mempertimbangkannya bukan ikut-ikutan debat kusir seperti kita berkelahi harga bawang di pasar.

Bukannya menolak atau menerima, tapi saya hanya mencoba menggunakan akal sehat untuk menimbang seluruh aspek keuntungan maupun kerugian dari pembangunan ini.
1.      Pengertian bendungan.
Bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.
Bendungan(dam) dan bendung(weir) sebenarnya merupakan struktur yang berbeda. Bendung (weir) adalah struktur bendungan berkepala rendah (lowhead dam), yang berfungsi untuk menaikkan muka air, biasanya terdapat di sungai. Air sungai yang permukaannya dinaikkan akan melimpas melalui puncak / mercu bendung (overflow). Dapat digunakan sebagai pengukur kecepatan aliran air di saluran / sungai dan bisa juga sebagai penggerak pengilingan tradisional di negara-negara Eropa. Di negara dengan sungai yang cukup besar dan deras alirannya, serangkaian bendung dapat dioperasikan membentuk suatu sistem transportasi air. Di Indonesia, bendung dapat digunakan untuk irigasi bila misalnya muka air sungai lebih rendah dari muka tanah yang akan diairi.
Bendungan pertama kali ditemukan jaman Mesir kuno yang dimanfaatkan untuk air minum dan irigasa, seprti yng kita tahu seperti apa keadaan iklim dan geografis disana. Bendungan dibuat untuk dapat  menmapung air dari sungai untuk mencega kekeringan akibat musim kemaru yang sangat panjang. (ingat pelajaran IPS saat SD saat kita mengenl bendungan Aswan yang terkenal itu) bahkan sistem in masih dipakai hhingga sekarang.

2.      Keuntungan dan kerugian pembangunan bendungan.

Dalam pembangunan bendungan, kita menemukan keuntungan yang luar biasa didalamnya. Bendungan dapat menjadi sumber energi, ekonomi dan potensi yang besar untuk masyarakat disekiarnnya. Namun seperti halnya semua hasil buatan manusia mempunyai beberapa efek negatif kepada alam.
Pertama: kita lihat keuntungan yang kita dapat dari pembangunan bendungan.
Debit air yang tertampung dalam dam / waduk akan digunakan sebagai sumber air minum yang menjadi kebutuhan utama masyarakat yang memang sebagai tujuan pelayan publik ini.
Dengan debit air yang mencukupi akan mampu mengahsilkn energi listrk yang membantu, mengingat di era globalisasi sekarang listrik seperti nyawa aktifitas manusia modern. Dan tidak bisa disangkal sebagai mahasiswa listrik  menjadi hal penting buat saya.

Dengan penmpungan air, akan meningkatkan kandungan air tanah pada aquifer tanah yang tentu saja sebagai cadangan besar untuk kita dalam pemanfaatannya. ini semua sebgai keuntungan dari sisi sisklus hidrologis. Selain itu daerah sekitar menjadi subur karena unsur hara yang dibawa dari aliran air yang tertahan akan dialirkan menuju daerah persawahan yang disiapkan. Jadi dengan pengelolaan yang baik bendungan memang menjadi salah satu bangunan penting dalam irigasi dan membantu petani. bahkan dengan penerapan yang baik bendungan bisa mengurangi penggerusan oleh air di hilir bangunan.
untuk daerah-daerah dengan curah hujn yang sangat tinggi bendungan dibangun dengan tujuan mengurangi bahaya banjir. anda ingat kasus wduk pluit ,salah satu penyebab banjir di jakarta sendiri adalh penyempitan dan pendangkalan waduk pluit akibat pemukiman liar disekitanya.a
dilihat di gambar diatas bendungan yang ada dapat mengahdirkan panorama yang indah dan dengan pengelolaan yang baik akan menjadi daerah pariwisata. hal ini juga dengan sendiri menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat yng tinggal disekitar bendungan.
kedua: kerugian. pada dasarnya kerugian dari pembangunan bendung terdapat pada faktor sosial. dalam pem angunannya akan mengorbankan berhektar-hektar tanah hak milik masyarakat. dan ini akan berimbas pada migrasi yang memungkinkan pada persoalan sosial baru. jika masyarakat yang pindah merupakan petani, maka mereka akan kehilangan lahan mata pencarian mereka. hanya saja dalam PP no 37 tentang bendungan  disitu telah jelas dinyatakan bahwa dalam membangun bendungan terlebih dahulu dilakukan konsultasi publik dengan memberikan penjelasan kepada masyarkat agar dapat lebih mengerti tentang pembangunan dan tujuan diadakan pemabngunan. bahkan sebenarnya pada tahap iini masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama meneukan solusi dari permasalahn sosial mereka. 
baik itu gnti rugi pembebasan lahan dan hal-hal lain yang menjadi keluh kesah dari masyarakat. memang tidak mudah karena untuk pemabngunan dengan proyek miliaran rupiah akan menjadi sasaran empuk masuknya berbagai kepentingan didalam yang terkadang membuat konflik berlarut-larut.

nah dengan sedikit dari pengetahuan saya ini, sekiranya akan muncul berbgai pendapat dan ide dalam benak kita. 
bendungan kolhua menurut pendapat saya merupakan realisasi proyek yang memang dilaksanakan untuk kepentingan masyrakat kota kupang umumnya. jika dilakukan dengan baik akan memerikan seribusatu manfaat bagi kesejhteraan masyarakat. tentang msyarakat yang merasa dirugikan ada baiknya adalah duduk bersama dan mencari solusi yang tepat. kita pandang warga kolhua yang dirugikan, jika warga bersedia menerima ganti rugi dengan cara yang mereka inginkan, persoalan berakhir. tapi jika tetap menolak (yang nota bene benar-benar dari hati nurani rakyat) apa solusi yang ditawarkan kita sebagai mahasiswa untuk mengatasi persoalan kebutuhan air sebagai layanan publik unuk masyarakat (para nelayan) di pesisir kota kupang yang selalu berharap memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan mereka? itu yang harus kita jawab. 









NB:
jika ada yang masih awam tentang siklus hidrologi dan air tanah sebagai bagian didalamnya. posting berikutnya menyusul.
oh ya ini pendapat saya, jika ada punya komentar atau saran boleh kok dishare. tapi tolong komennya harus membangun dan berisi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar